SMK Negeri 1 Gunung Putri Kabupaten Bogor didirikan pada tanggal 16 Mei 1997 dengan SK No. 107/0/1997, Nomor Statistik Sekolah (NSS) : 32.10.20.52.30.01, dibiayai oleh LOAN ADB 1314 INO di atas lahan hibah Pemerintah Kabupaten Bogor seluas ± 23,000 m2 dan dilengkapi dengan fasilitas laboratorium teknik elektronika industri, bengkel teknik las, bengkel kerja logam, bengkel gelas, laboratorium pengukuran, laboratorium kimia analis, laboratorium operasi teknik kimia, lab. kimia dasar, lab. Bahasa inggris, lab. komputer dan perpustakaan.

Sejak tahun 1998 telah mendapatkan Nilai ME (Monitoring dan Evaluasi) dengan Kualifikasi “B” (Baik Sekali). Pada tahun 2003, SMK N 1 Gunung Putri terakreditasi dengan kualifikasi A (Sangat Baik). Sesuai dengan Program reposisi SMK menjelang tahun 2020, SMK Negeri 1 Gunung Putri memiliki potensi yang strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan sumberdaya manusia di Kabupaten Bogor melalui program :

  1. Pengembangan SMK berstandar Nasional.
  2. Pengembangan SMK Sebagai Pusat Pendidikan Keterampilan Terpadu/PPKT.
  3. Program Life Skill, dan program peningkatan kualitas pendidikan lainnya.

Disamping itu untuk menghasilkan tamatan yang dapat memenuhi kebutuhan DUDI lokal dan internasional, SMK Negeri 1 Gunung Putri menyelenggarakan program pendidikan dan pelatihan berstandar nasional dan internasional untuk menghasilkan tamatan yang sesuai kebutuhan pada era global.

Pada awal berdiri sampai saat ini SMK Negeri 1 Gunung Putri telah mengalami beberapa pergantian kepala sekolah, yaitu :

No Periode Kepala Sekolah
1 1997 – 2000 Drs. E. Dedi Kusnendar
2 2000 – 2001 Drs. H. Adi Suratin
3 2001 – 2002 Drs. Herry Syahriban, MM
4 2002 – 2005 Syukur Heryasumirat, S.Pd
5 2005 – 2007 Drs. Herry Syahriban, MM
6 2007 – 2013 Drs. Rachmat, MM
7 2013 – 2017 Drs. Joko Mustiko
7 2017 – sekarang Cucu Salman, S.Ag, M.Pd.I

SMK Negeri 1 Gunungputri pada awalnya membuka dua jurusan/bidang keahlian yaitu :

  1. Program keahlian : Kimia Industri
  2. Program keahlian : Instrumentasi Logam

Pada tahun 2002 membuka 2 program keahlian yang baru yaitu :

  1. Program keahlian : Teknik Pengelasan
  2. Program keahlian : Teknik Elektronika Industri

Pada tahun 2017 dibuka 1 program keahlian baru lagi yaitu :

  1. Program keahlian : Rekayasa Perangkat Lunak

 

Sehingga  sekarang terdapat 5 jurusan / program keahlian. Dan khusus untuk poin ke-2, yaitu Instrumentasi Logam merupakan jurusan/program keahlian satu-satunya di Indonesia.